BPBD PPU Perkuat Koordinasi Penanganan Karhutla

PENAJAM
� Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memperkuat koordinasi lintas instansi, dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Penajam, Babulu, Waru, dan Sepaku. \n \nKepala BPBD PPU, Nurlaila, mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam operasi pemadaman, mulai dari delapan pos pemadam kebakaran, brigade penanganan kebakaran lahan di bawah koordinasi Dinas Pertanian, TNI, Polri, hingga pemerintah kecamatan, kelurahan, desa, dan relawan. \n \n�Saya bersyukur, berterima kasih sekali. Tolong disampaikan kepada seluruh pemangku kepentingan terkait yang terus membantu penanganan karhutla,� ungkapnya, Selasa (20/10/2026). \n \nMenurut Nurlaila, penanganan karhutla membutuhkan kesiapsiagaan seluruh unsur agar respons terhadap kejadian kebakaran dapat dilakukan secara terkoordinasi. \n \nKesiapan tersebut mencakup personel, peralatan pemadaman, serta dukungan operasional selama petugas berada di lapangan. \n \n�Konsep penanganan darurat itu sebenarnya seluruh pemangku kepentingan terkait harus sudah siaga,� jelasnya. \n \nUntuk mendukung koordinasi, BPBD PPU menggelar pengarahan rutin di posko setiap pukul 09.00 Wita. \n \nKegiatan ini menjadi bagian dari upaya menyelaraskan kesiapan dan pelaksanaan penanganan karhutla oleh personel terkait. \n \n�Makanya sebenarnya kita ada posko dan ada briefing setiap pagi, jam 09.00 Wita,� ujarnya. \n \nSelain kesiapan personel dan peralatan, BPBD juga memperhatikan kebutuhan makanan dan minuman bagi petugas yang terlibat dalam pemadaman. Dukungan logistik diperlukan untuk menunjang pelaksanaan tugas selama operasi berlangsung. \n \n�Makan minum petugas yang berjibaku memadamkan api tentunya turut menjadi perhatian kami,� terangnya. \n \nBPBD PPU terus mengupayakan koordinasi dan dukungan operasional bersama instansi terkait untuk menunjang penanganan karhutla di wilayah tersebut. (ADV).




