TPHD Unijaya Tuntut Pembayaran Gaji dan Minta Dekan FE Dipecat

Penulis: Redaksi ExpresiEditor: Admin Jumat, 1 Oktober 2021
TPHD Unijaya Tuntut Pembayaran Gaji dan Minta Dekan FE Dipecat

EXPRESI.co, BONTANG - Puluhan Dosen Universitas Trunajaya Bontang, yang tergabung dalam Tim Penyelesaian Hak Dosen (TPHD) Universitas Trunajaya menuntut pembayaran honor dan mengecam tindakan Dekan Fakultas Ekonomi yang membubarkan aksi mahasiswa pada Rabu 28 September.

Sekertaris THPD Unijaya Cintya Ayu Rishanty mengatakan, saat ini pembayaran gaji dosen yang tertunggak sejak 2019 sebesar Rp 1,4 Miliar. Sampai semester genap tahun ajaran 2020-2021 hanya sebagain dosen yang mendapat bayaran.

" Dari 32 dosen yang tergabung dalam THPD hanya sebagian kecil yang terbayarkan dengan cara dicicil," katanya dalam konferensi pers di Pendopo Rujab Wali Kota Bontang, Jalan Awang Long, Kota Bontang pada Jumat (1/10/2021).

Anggota TPHD Lilik Rukitasari menyampaikan bahwa keterlambatan pembayaran honor ini menghambat pengembangan dosen, perkuliahan dan tri dharma perguruan tinggi.

"Saat ini beberapa dosen belum mendapatkan honornya sejak tahun 2019," sebut Lilik.

Menurutnya, hal itu disebabkan oleh tata kelola management yang kurang baik dan tertutupnya pihak Yayasan pendidikan Miliana sebagai pengelolah Kampus Universitas Trunajaya.


Lilik juga menyayangkan tindakan Dekan Fakultas Ekonomi yang membubarkan aksi mahasiswa dengan memukul menggunakan gagang sapu sambil melontarkan kata-kata kasar.


Dia ungkapkan, jika tindakan itu merupakan perilaku yang tidak terpuji. Lilik juga menilai, dalam peristiwa itu ada indikasi pembiaran yang dilakukan oleh pihak yayasan maupun rektorat.

"Kami mengecam aksi oknum dosen itu, tindakan yang arogan dan kekerasan tidak pantas ada dilingkungan kampus," (FN)

Editor : Bagoez Ankara

 

Bagikan