Telah Dapat Izin, Sejumlah Sekolah di Bontang Belum Laksanakan PTM

Penulis: Redaksi ExpresiEditor: Admin Senin, 13 September 2021
Telah Dapat Izin, Sejumlah Sekolah di Bontang Belum Laksanakan PTM

EXPRESI.co, BONTANG - Sejumlah sekolah belum laksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) meskipun telah mendapat izin dari pemerintah.

Dari 10 sekolah yang mendapat izin, hanya 4 sekolah yang melaksanakan PTM hari ini. Diantaranya, Sekolah Menengah Pertama (SMP) Bahrul Ulum, Sekolah Dasar (SD) Asy Syamil, SD Muhammadiyah 2 dan SD Negeri 006 Bontang Utara. Sementara yang lain masih tahap persiapan.

Kepala SD IT Cahaya Fikri Bontang Nina Risdiana mengatakan hari ini pihaknya belum melakukan PTM lantaran masih melakukan penandatanganan surat persetujuan dari orang tua siswa.

"Ini masih penandatangan surat persetujuan, karena sebelumnya hanya sosialisasi dan permintaan persetujuan melalui online. Besok baru mulai masuk," katanya, saat ditemui , Senin (13/9/2021).

Dikatakan Nina, untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka ada banyak hal yang perlu disiapkan, termasuk meminta persetujuan orang tua siswa dan kesiapan untuk membekali peralatan sekolah hingga alat pelindung diri seperti hand sanitizer dan facial shield.

"Masing-masing anak harus membawa peralatan sendiri, tidak boleh meminjam punya temannya. Nantinya alat tulis kita kasih nama," ungkapnya.

Untuk jadwal pembelajaran, kata Nina dibagi perkelas. Untuk kelas 1, 2 dan 3 dijadwalkan setiap hari Senin dan Selasa, sementara untuk kelas 4, 5 dan 6 hari Rabu dan Kamis.

Kemudian untuk mata pelajaran sementara hanya difokuskan yang memerlukan pengayaan seperti, Matematika, Bahasa Indonesia, dan Ilmu Pengetahuan Alam. Sementara mata pelajaran lain tetap dilakukan secara daring.

"Tatap muka hanya mata pelajaran yang butuh pengayaan selebihnya masih online." katanya.

Selain itu, Nina juga berharap agar setiap murid diantar jemput langsung oleh orangtuanya. Hal ini dilakukan untuk memastikan setiap murid tidak melakukan kontak erat dengan orang lain.

"Kalau memang pakai jasa antar jemput, benar yang dipercaya orang tuanya," jelasnya.

Sementara sekolah lain seperti SDN 001 dan SDN 008 Bontang Utara masih melakukan rapat antar kepala sekolah dan masing-masing wali kelas untuk menetapkan jadwal mata pelajaran.

"Jadwal mulai masuk hari Kamis, sekarang kepala sekolah dan wali kelas masih rapat," ucap Dewi salah satu guru SDN 001 Bontang Utara. (FN)

Editor : Bagoez Ankara

 

Bagikan