EXPRRSI.co, BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang lagi gencar mencari investor untuk melakukan investasi di Kota Taman.
Melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bidang Penanaman Modal menggenjot promosi promosi untuk menarik minat penanam modal atau investor, baik Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), maupun Penanaman Modal Asing (PMA).
Kabid Penanaman Modal DPMPTSP Bontang Karel mengatakan, strategi tersebut tertuang dalam rencana strategi (Renstra) sepanjang tahun 2021 hingga 2026 dengan tujuan mewujudkan iklim investasi yang kondusif.
Dia menjelaskan, ada beberapa strategi demi terwujudnya iklim investasi di Bontang dengan menyasar peningkatan nilai-nilai investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) serta target jumlah investasi.
“Ada beberapa jumlah target investasi yang tercapai, seperti, tahun 2021 yakni Rp.963.381.000.00, tahun 2022 Rp.760 M, di 2023 Rp 775.200.000.000,” jelasnya.
Kemudian, di tahun 2024, pemerintah menargetkan investasi sebesar, Rp.794.580.000.000, selanjutnya 2025 Rp.818.417.000.000 dan terakhir 2026 Rp.847.62.000.000.
“Nah ini semua target renstra Bidang Penanaman Modal,” ujarnya.
Dia juga membeberkan berapa langkah yang di lakukan DPMPTSP di Bidang Penanaman Modal untuk menarik investasi di Kota Bontang.
Seperti mengikuti berbagai macam event untuk melakukan promosi seperti Expo dan kegiatan lainnya di Kaltim. “Terus kita juga pasangkan juga iklankan di media seperti media online, koran dan iklan video tron di bandara selama ini, kita lakukan di bandara Samarinda dan video tron di halaman Ramayana di Bontang dan juga bekerja sama dengan pihak ketiga untuk meminati investasi,” katanya.
Pemkot juga kata dia selalu melakukan pendampingan untuk fasilitas para perusahaan yang ingin berinvestasi.
“Kita fasilitasi kalau ada perusahaan yang mau bangun pabrik atau industri dengan cara pengurusannya seperti pengurusan dengan dinas terkait contoh kita fasilitas perijinan di tata ruangnya di Dinas PUPR dan perijinan lingkungan di Dinas DLH dan perijinan usahanya kita sendiri di DPMPTSP dengan bentuk perijinannya secara online,” jelasnya.
Terakhir ia menjelaskan, penanaman modal merupakan salah satu faktor penting penentu keberhasilan pembangunan ekonomi yang menjadi modal dasar dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, khususnya mendukung peningkatan nilai di daerah melalui penguatan faktor-faktor SDM.
“Kita rencana mau bikin dokumen peta peluang investasi dalam bentuk kegiatan untuk memperkuat, tapi anggaran belum kami dapat kan dengan tujuan SDM pegawai kami mendapatkan ilmu strategi promosi, termasuk memenuhi buku strateginya di mana ada pelatihannya dan ada juga penyusunan strategi dan outputnya dalam bentuk buku,” tutupnya. (Yub)

Tinggalkan Balasan