EXPRESI.co, BONTANG – Selain memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, Puskesmas Bontang Lestari juga melakukan budidaya Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Lokasinya dilakukan di belakang kantor puskesmas, Jalan Urip Sumuharjo.
Edita, Penanggung Jawab (Pj) Pelayanan Kesehatan Tradisional (Yankestrad), Puskesmas Bontang Lestari mengatakan, jumlah tanaman yang dibudidaya mencapai sekitar 32 jenis. Di setiap tanaman, juga dicantumkan barcode untuk mengetahui informasi terkait tanaman tersebut.
“Jadi tinggal di scan akan keluar nama tanamannya, jenisnya, manfaatnya, dan bagian mana saja dari tumbuhan tersebut yang bisa dimanfaatkan untuk obat,” kata Edita, Jumat (8/3/2024).
Idelanya, kata dia, jumlah tanaman budiaya toga minimal sebanyak 50 jenis. Namun karena belum dimaksimalkan, sehingga belum tercapai. Namun ke depan, diharapkan hal tersebut bisa terwujud. Pihak puskesmas pun berharap nantinya ada bantuan dari CSR perusahaan untuk pengembangan tanaman toga ini. Tidak hanya dijadikan tempat budidaya, namun juga harapannya juga dilengkapi taman, pendopo, hingga kolam ikan. Alhasil lokasi tersebut juga bisa dimanfaatkan oleh anak-anak sekolah untuk belajar sambal liburan.
“Semoga ke depan ada CSR perusahaan yang mau membantu program kami. Sebelumnya sudah pernah kami ajukan, namun hingga kini belum ada jawaban,” ucapnya.
Selain program budidaya toga, PKM Bontang Lestari juga memiliki pojok jamu yang bahannya memanfaatkan toga. Program ini turut melibatkan UMKM setempat. Tidak hanya jamu, tetapi jga tersedia sarabba di ruang pelayanan. Program ini rutin dilakukan dua kali dalam sebulan. Aneka minuman tradisional tersebut diyakini dapat membantu menjaga daya tubuh masyarakat. (BMS/ADV)

Tinggalkan Balasan