EXPRESI.co, BONTANG – Masyarakat Indonesia khususnya wilayah Bontang akan melaksanakan rukun Islam yang keempat yakni Puasa.

Meski belum diumumkan oleh pemerintah dan Nahdatul Ulama (NU) kapan dijadwalkan, akan tetapi pada Minggu 10 Maret 2024 pemerintah akan melakukan sidang Isbat.

Kemungkinan puasa jatuh pada Selasa 12 Maret, sementara untuk Muhammadiyah jatuh Senin 11 Maret 2024.

Di Bontang, menyambut bulan ramadan, masyarakat akan menggelar pawai obor.

Hal itu disampaikan oleh Asep Gumilar, Ketua Panitia Pawai Obor. Dia mengatakan sejauh ini telah banyak organisasi yang siap mendukung dan ikut berpartisipasi dalam pawai obor yang akan digelar Sabtu (9/3/2024) malam.

“Alhamdulillah 41 organisasi akan ikut, mulai dari pelajar, majelis ta’lim, komunitas, paguyuban, ikatan remaja masjid (IRMA) dan organisasi kemasyarakatan lainnya, Ba’da isya akan mulai jalan,” kata Asep.

Dia katakan, peserta diarahkan untuk berkumpul di Masjid Al-Hijrah Tanjung Laut sebagai titik awal dengan mengunakan seragam putih.

“Untuk kegiatan pawai obor Tarhib Ramadhan dresscode putih-putih, lalu setiap peserta membawa obor masing-masing dan membawa 1 spanduk organisasi mengucapkan selamat datang Bulan Suci Ramadhan 1445,” jelasnya.

Selain itu, rute akan dilalui mulai dari Jl. Sultan Syahrir tepat di depan Masjid Al-Hijrah menuju Tanjung Laut, Gunung Sari, Jl. Ahmad Yani, Bontang Baru dan Finish di Gedung MTQ.

Urutan antrian peserta di mulai dari anak- anak, ibu-ibu, remaja, dan dewasa. Nomer urut antrian akan dibagikan pada saat hari H yakni saat registrasi absensi peserta.

Kemudian, peserta pawai individu diharapkan menggabungkan diri dengan komunitas yang sudah mendaftar.

“Bagi Peserta yang ingin menampilkan kesenian, rebana, qasidah dan hiburan religi dipersilahkan. Diharapkan kepada seluruh peserta untuk senantiasa menjaga Keamanan saat Pawai Obor,” tutupnya. (YUB)