TMMD ke-130 Kukar Sasar Jalan 2,1 Kilometer, Lima Jembatan, dan RTLH di Jembayan Tengah

Penulis: Admin Selasa, 13 Oktober 2026
TMMD ke-130 Kukar Sasar Jalan 2,1 Kilometer, Lima Jembatan, dan RTLH di Jembayan Tengah

EXPRESI.co, TENGGARONG — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun 2026 di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) resmi dimulai. Program yang dibuka Bupati Kukar Aulia Rahman Basri di Lapangan Bola Kecamatan Loa Kulu, Selasa (13/10), itu menyasar pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Jembayan Tengah.

Lokasi sasaran TMMD berada sekitar 10 kilometer dari tempat pembukaan. Program ini merupakan kolaborasi TNI dan Pemkab Kukar untuk mempercepat pembangunan di wilayah perdesaan, terutama melalui peningkatan akses jalan dan penyediaan fasilitas dasar bagi masyarakat.

“Program TMMD ini merupakan program kolaborasi antara TNI dan Pemkab Kukar,” kata Aulia.

Ia menilai, pelaksanaan TMMD membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan melalui sejumlah kegiatan fisik dan sosial. Sasaran program meliputi perbaikan jalan sepanjang 2.183 meter, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), serta pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) sehat bagi warga kurang mampu.

Selain pembangunan infrastruktur, TMMD juga mencakup penghijauan melalui penanaman pohon dan pelayanan sosial berupa pengobatan gratis bagi masyarakat.

“Kami berharap program ini tidak berhenti di TMMD saja. Ke depan, ada program kolaborasi lainnya,” ujar Aulia.

Komandan Kodim (Dandim) 0906/Kukar Letkol Arm Benny Budiman menambahkan, rangkaian kegiatan juga meliputi rehabilitasi musala, pembangunan sumur bor, pembuatan lima jembatan, serta pendidikan wawasan kebangsaan bagi pelajar.

Sebanyak 150 personel TNI dilibatkan dalam pelaksanaan program tersebut.

“Personel TNI yang dilibatkan sebanyak 150 orang,” ucap Benny.

Menurut Benny, perbaikan jalan di Jembayan Tengah diharapkan memberi dampak terhadap sektor pertanian. Infrastruktur yang lebih baik diproyeksikan mendukung akses menuju lahan pertanian sehingga sekitar 100 hektare lahan berpotensi menjadi lebih produktif dan meningkatkan kesejahteraan petani setempat.

Ia menjelaskan, Jembayan Tengah dipilih sebagai lokasi TMMD karena jalan desa tersebut merupakan salah satu akses menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur. Selain itu, masyarakat juga banyak mengusulkan agar program pembangunan melalui TMMD dilaksanakan di wilayah tersebut.

Pelaksanaan TMMD ke-130 ditargetkan berlangsung hampir satu bulan dan berakhir pada 11 November 2026. Melalui berbagai sasaran fisik dan nonfisik, program ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas, mendukung kegiatan ekonomi warga, serta memperkuat pelayanan dasar di Desa Jembayan Tengah. (Adv)

Bagikan