RSUD Penajam Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat, 4 Dokter Spesialis Baru

Penulis: Admin Senin, 28 September 2026
RSUD Penajam Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat, 4 Dokter Spesialis Baru

PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat dengan menambah tenaga dokter spesialis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Aji Putri Botung (RAPB).

Sebanyak empat dokter spesialis dari luar daerah telah direkrut untuk memperkuat pelayanan di rumah sakit tersebut. Di sisi lain, RSUD RAPB masih mencari tiga dokter spesialis lain, yakni onkologi, urologi, serta bedah toraks, kardiak dan vaskular (BTKV).

Direktur RSUD RAPB PPU, dr Lukasiwan Eddy Saputro, mengatakan pemenuhan tenaga spesialis dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan pelayanan yang dikembangkan rumah sakit.

Empat dokter spesialis yang proses rekrutmennya telah berjalan berasal dari bidang kedokteran jiwa atau psikiatri, ortopedi dan traumatologi, penyakit dalam, serta neurologi.

“Untuk kebutuhan dokter spesialis, saat ini masih ada tiga bidang yang perlu dipenuhi, yaitu onkologi, urologi, dan BTKV,” kata Lukasiwan, Senin (28/9/2026).

Penambahan tenaga medis tersebut, RSUD RAPB berupaya memperluas layanan dan meningkatkan akses masyarakat PPU terhadap pelayanan dokter spesialis.

Saat ini, RSUD RAPB memiliki 36 dokter spesialis. Sebanyak 34 dokter aktif memberikan pelayanan, sedangkan dua dokter lainnya sedang mengikuti program fellowship intervensi di China.

Kedua dokter tersebut dijadwalkan kembali memberikan pelayanan di RSUD RAPB pada Desember 2026.

Disisi lain, Lukasiwan mengatakan peningkatan pelayanan kesehatan tidak hanya bergantung pada ketersediaan dokter spesialis.

Kelengkapan sarana dan fasilitas pelayanan juga menjadi faktor yang perlu dipenuhi agar layanan di setiap poliklinik dapat berjalan optimal.

“Poliklinik yang belum bisa memberikan pelayanan setiap hari bukan hanya karena faktor dokter spesialis. Ketersediaan sarana dan fasilitas juga menjadi salah satu kendala,” ujarnya.

Karena itu, RSUD RAPB juga menyiapkan pengoperasian gedung poliklinik rawat jalan yang baru untuk mendukung pelayanan.

Rumah sakit juga berupaya mempertahankan dokter spesialis yang sudah tersedia dengan memberikan sejumlah fasilitas pendukung.

Salah satunya layanan antar-jemput dokter dari Pelabuhan Penajam menuju rumah sakit dan sebaliknya.

Sementara bagi dokter spesialis yang bekerja berdasarkan perjanjian kontrak, rumah sakit menyediakan fasilitas tempat tinggal dan/atau biaya transportasi.

Tiga Spesialis Masih Dicari

Di tengah penambahan tenaga medis, RSUD RAPB masih membutuhkan tiga bidang spesialisasi untuk melengkapi kebutuhan pelayanan.

Ketiga bidang tersebut adalah onkologi, urologi, serta bedah toraks, kardiak dan vaskular atau BTKV.

Lukasiwan mengatakan proses pemenuhan tenaga medis dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan layanan rumah sakit.

Menurut dia, strategi tersebut dilakukan dengan mempertahankan dokter spesialis yang sudah ada sekaligus mendatangkan tenaga baru dari luar daerah.

“Strateginya adalah mempertahankan dokter spesialis yang sudah ada sekaligus merekrut dari luar daerah. Tenaga yang dicari disesuaikan dengan kebutuhan layanan rumah sakit,” pungkasnya. (ADV)

Bagikan