Ritel Modern Buka Subuh, Pedagang Pasar Induk Sangatta Utara Makin Terjepit

Penulis: Admin Selasa, 14 April 2026
Ritel Modern Buka Subuh, Pedagang Pasar Induk Sangatta Utara Makin Terjepit

‎EXPRESI.co, KUTIM — Aktivitas Pasar Induk Sangatta, Kabupaten Kutai Timur, kini tak lagi seramai dulu di pagi hari. Sejumlah pedagang mengaku kehilangan pembeli sejak ritel modern beroperasi lebih awal, bahkan sejak subuh. ‎ ‎Fenomena ini memicu keresahan di kalangan pedagang tradisional yang selama ini menggantungkan penghasilan dari ramainya transaksi pagi hari. Mereka menilai, jam operasional ritel modern yang semakin fleksibel telah menggeser pola belanja masyarakat. ‎ ‎Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Induk Sangatta (APPISTA), Sudarman, menyebut kondisi tersebut semakin terasa dalam beberapa waktu terakhir. Pedagang, kata dia, kini harus bersaing dengan ritel modern yang buka jauh lebih awal dari biasanya. ‎ ‎“Yang betul-betul meresahkan kami itu dari pasar modern. Seharusnya buka di jam 9 atau 10, tapi sekarang jam 7 bahkan jam 6 sudah buka. Ada juga yang hampir 24 jam,” ujarnya, Senin 13 April 2026. ‎ ‎Menurut Sudarman, perubahan jam operasional itu berdampak langsung pada penurunan pendapatan pedagang. Banyak pembeli yang sebelumnya datang ke pasar induk pada pagi hari, kini beralih ke ritel modern karena dianggap lebih praktis. ‎ ‎Kondisi ini membuat posisi pasar tradisional sebagai pusat ekonomi lokal semakin tertekan. Padahal, selama ini Pasar Induk Sangatta menjadi salah satu titik utama perputaran ekonomi masyarakat di Kutai Timur. ‎ ‎“Pasar ini sebenarnya pusat ekonomi. Tapi dengan kondisi seperti ini, kami merasa terganggu,” ucapnya. ‎ ‎Sebagai langkah tindak lanjut, APPISTA berencana berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutim. Mereka mendorong adanya regulasi yang mengatur jam operasional ritel modern agar tidak berbenturan langsung dengan aktivitas pasar tradisional. ‎ ‎“Kami nanti mau koordinasi dengan Disperindag. Bagaimana ada regulasi soal waktu operasional supaya tidak saling mengganggu,” tandasnya.(Yuristio)

Bagikan