Revitalisasi Sekolah di PPU Tembus 60 Sekolah, Anggaran Capai Rp27 Miliar

Penulis: Admin Kamis, 15 Oktober 2026
Revitalisasi Sekolah di PPU Tembus 60 Sekolah, Anggaran Capai Rp27 Miliar

PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mendapatkan bantuan program revitalisasi sekolah dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) pada 2026.

Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU, Durajat, mengatakan program tersebut menyasar jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD), sekolah dasar (SD), dan sekolah menengah pertama (SMP).

“Kalau tahun lalu ada 28 revitalisasi di Kabupaten PPU, saat ini lebih dari 70, jadi sangat membantu dengan program revitalisasi ini,” ungkapnya, Kamis (15/10/2026).

Lanjutnya, program revitalisasi difokuskan pada perbaikan sarana dan prasarana sekolah yang mengalami kerusakan, mulai dari kategori ringan, sedang, hingga berat. Pekerjaan meliputi perbaikan lantai dan atap bangunan, serta pembangunan fasilitas baru, termasuk sanitasi dan toilet yang layak.

“Rehabilitasinya juga ada yang berupa perbaikan lantai dan atap. Selanjutnya, ada pembangunan baru sarana sanitasi, misalnya toilet yang layak dan fasilitas lainnya,” jelasnya.

Meski demikian, pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan di PPU masih menghadapi sejumlah kendala. Salah satunya kebutuhan meja dan kursi di SD Negeri 022 Penajam yang belum sepenuhnya terpenuhi setelah sekolah tersebut mengalami kebakaran pada Maret 2024.

Durajat mengatakan, telah meminta bidang sarana dan prasarana untuk mendata sekolah-sekolah yang masih kekurangan kebutuhan dasar tersebut.

“Kami kemarin juga sudah meminta bagian sarana dan prasarana untuk mendata semua sekolah yang kebutuhan dasarnya belum lengkap, termasuk meja dan kursi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Disdikpora PPU, Ricci Firmansyah, mengatakan program revitalisasi merupakan bentuk kepercayaan pemerintah pusat kepada daerah untuk meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan. Saat ini, seluruh sekolah yang masuk dalam program tersebut telah memasuki tahap pengerjaan.

Berdasarkan data Disdikpora PPU, penerima bantuan terdiri atas 42 satuan PAUD, 10 SD dan delapan SMP yang tersebar di empat kecamatan.

Anggaran Rp27 miliar tersebut dialokasikan untuk dua jenis kegiatan, yakni rehabilitasi dan pembangunan. Rehabilitasi mencakup ruang kelas, ruang kantor, perpustakaan dan toilet. Sementara itu, pembangunan baru meliputi ruang kelas, kantor, unit kesehatan sekolah (UKS), toilet, area bermain, dan ruang komputer. Dana bantuan disalurkan langsung oleh kementerian ke rekening masing-masing sekolah.

“Jadi, alokasi anggaran yang ditransfer oleh kementerian itu langsung ke rekening sekolah. Masing-masing sekolah yang melaksanakan kegiatannya,” tuturnya.

Bagikan