
Polri Berniat Ubah Lagi Warna Seragam Satpam, Warga Bingung Terlalu Mirip Polisi
Kalau sudah begini, kita cuma bisa geleng-geleng kepala saja. Rabu (12/1) kemarin, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri, Brigjen Polisi Ahmad Ramadhan, mengumumkan pada awak media bahwa�seragam�satpam�bakal diganti lagi.�Penyebabnya, seragam cokelat muda yang belum setahun dipakai satpam�bikin masyarakat bingung karena�terlalu mirip�seragam�polisi.�Padahal, kata Ahmad, profesi satpam memerlukan identitas sendiri yang berbeda dengan Polri sebagai institusi pembina.
�Masih dalam proses pengkajian warna baju cokelat muda akan berubah menjadi warna krem. [Warna saat ini mirip polisi] sehingga menyebabkan kebingungan dan kesulitan warga masyarakat untuk membedakan polisi dan satpam,� kata Ahmad dilansir�CNN Indonesia.�Proses �pengkajian� itu�ditargetkan selesai tahun ini�biar�warna�baru�seragam satpam bisa diumumkan�pada�30 Desember bertepatan dengan HUT Satpam.
Ketua Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Benny Jozua Mamoto�sepakat�warna cokelat muda�seragam satpam emang mirip banget sama baju�polisi. �Saya setuju bila dilakukan evaluasi dan kemudian warna diganti supaya terlihat jelas perbedaan satpam dan polisi,� kata Benny kepada�Detik.
�Saya pribadi sejak awal tidak setuju bila seragam satpam disamakan dengan polisi. Kalau ingin memuliakan profesi satpam, bukan dengan menyamakan warna seragam. Tetapi lebih tepat bila memperhatikan tentang hak, kompetensi, pembinaan karier, serta profesionalismenya.�
Masalahnya,�enggak cuma�Benny,�sejak awal�masyarakat juga heran sama keputusan awal mengubah warna seragam satpam dari putih menjadi cokelat muda. Pergantian ini diatur melalui Peraturan Kepolisian No. 4/2020 tentang Pengamanan Swakarsa pada 5 Agustus 2020, efektif sudah terlihat di lapangan pada 2021.�Keluarnya peraturan tersebut waktu itu bikin public heran karena merasa seragam putih satpam baik-baik aja.�Lantas, mengapa memperbaiki sesuatu yang tidak rusak?
Soal kemuliaan yang disinggung Benny, doi mengacu pada alasan yang pernah dilontarkan Karopenmas�Mabes�Polri�sebelumnya,�Awi Setiyono. Pada September 2020�pas sosialisasi calon seragam cokelat satpam, Awi�sadar warnanya emang mirip seragam polisi dan beralasan kemiripan itu ada tujuannya. Apakah tujuan itu?
Yak, biar�satpam�bangga pada�profesi mereka�serta�menimbulkan kedekatan emosional�antara satpam dan�Polri. �[Agar] terjalin kedekatan emosional antara Polri dan satpam, menumbuhkan kebanggaan satpam sebagai pengembang fungsi kepolisian terbatas. Memuliakan profesi satpam, dan menambah pergelaran fungsi kepolisian di tengah-tengah masyarakat,� kata Awi, September 2020, dikutip dari�Kompas.�
Melihat hasilnya sekarang, tampaknya �kedekatan� yang diharap Mabes Polri memicu pada kebingungan masyarakat, berujung pada keputusan plin-plan.
Berita Terkait Lainnya

40 Ton Pupuk Subsidi dari Sulsel Diselundupkan Ke Perusahaan Sawit di Pasangkayu Ditangkap Polresta Mamuju!

KPU Bontang Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat, Tingkatkan Pelayanan Ramah Disabilitas

Tebar Kepedulian, Polresta Mamuju Layani Antar Jemput Santri Pondok Pesantren Hidayatullah

