
Ditangkap Tim Gabungan Polres Bontang, Gonrong Dijerat Undang-undang Darurat
EXPRESI.co, BONTANG - Seorang warga Tanjung Laut, Kota Bontang, Kalimantan Timur� ditangkap polisi karena diduga melanggar undang-undang darurat dengan ancaman 10 tahun penjara.
Pria berusia 44 tahun itu di tangkap tim gabungan Polres Bontang yang terdiri dari Tim Rajawali Bontang Presisi bersama dengan Unit IV Sat Intelkam Polres Bontang, Unit Reskrim Polsek Bontang Utara.
Kemudian Unit Reskrim Polsek Bontang Selatan, Unit Reskrim Polsek Bontang Barat dan Unit Reskrim Polsek Marangkayu.
Pelaku MA alias Gondrong ditangkap saat tim gabungan Polres Bontang melakukan patroli di Jalan Pelabuhan III Gang Ketamba 3 Kelurahan Tanjung Laut Indah, Kecamatan Bontang Selatan, Kota Bontang, Kamis (14/3/2024).
Polisi yang sedang patroli curiga dengan gerak-gerik Gonrong. Setelah diperiksa, polisi menemukan badik yang diselipkan Gondorng di badannya.
Kapolres Bontang AKBP Alex Frestian Luban Tobing melalui Kasat Reskrim Iptu Hari Supranoto mengaku, tim gabungan melakukan patroli dan meringkus pelaku membawa badik.
Dia katakan, tim gabungan yang sedang melakukan patroli memeriksa pria yang gerak-geriknya mencurigakan.
[caption id="attachment_19041" align="aligncenter" width="300"] MA ditangkap polisi karena membawa senjata tajam. (hms)[/caption]
"Sekitar Jam 01.30 Wita, tim gabungan menangkap pelaku diduga bawah senjata tajam (Sajam), tersangka berinisial MA," katanya.
Kini Gonrong diamankan di Mapolres Bontang guna memeriksa lebih lanjut. Tersangka melanggar Undang-undang Darurat no 12 tahun 1951.
"Ancaman 10 Tahun Penjara," pungkasnya. (YUB).
Berita Terkait Lainnya

40 Ton Pupuk Subsidi dari Sulsel Diselundupkan Ke Perusahaan Sawit di Pasangkayu Ditangkap Polresta Mamuju!

KPU Bontang Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat, Tingkatkan Pelayanan Ramah Disabilitas

Tebar Kepedulian, Polresta Mamuju Layani Antar Jemput Santri Pondok Pesantren Hidayatullah

