Penerangan Jalan Kukar Dikebut, Jalur Pertanian hingga Akses Bandara Jadi Sasaran

Penulis: Admin Sabtu, 17 Oktober 2026
Penerangan Jalan Kukar Dikebut, Jalur Pertanian hingga Akses Bandara Jadi Sasaran

EXPRESI.co, TENGGARONG — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menargetkan penyelesaian pemasangan 1.600 titik Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) hingga akhir November 2026. Pekerjaan yang dilanjutkan melalui APBD Perubahan tersebut menyasar sejumlah ruas jalan di berbagai wilayah Kukar.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kukar, Ahmad Junaidi, menjelaskan pekerjaan dalam APBD Perubahan merupakan kelanjutan dari kegiatan fisik yang telah dianggarkan pada APBD murni 2026. Dengan demikian, perubahan anggaran tersebut tidak menambah alokasi untuk program yang dimaksud, melainkan melanjutkan pekerjaan yang sudah direncanakan.

“Di perubahan ini kita menyelesaikan kegiatan pembangunan beberapa yang teranggarkan di APBD kita. Sebenarnya APBD Perubahan tidak ada tambahan, yang ada di APBD Murni kita lanjutkan,” ungkap Junaidi.

Selain pemasangan melalui APBD, Dishub Kukar juga mendata kebutuhan penerangan di wilayah yang belum terjangkau jaringan listrik tegangan rendah. Data tersebut disiapkan sebagai bahan usulan kepada pemerintah pusat melalui APBN, khususnya untuk pemasangan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS) di kawasan terpencil.

“Kita sudah mendata kebutuhan tenaga surya itu, ada sekitar 20 ribuan lebih titik yang mungkin akan kita ajukan ke Kementerian,” jelasnya.

Di lapangan, pemasangan LPJU telah menyasar sejumlah jalur, termasuk kawasan Jalan Margasari, Loa Kulu, yang sebelumnya terdampak longsor. Dishub juga memproses pengerjaan penerangan di sepanjang jalur utama akses menuju bandara, mulai dari Loa Kulu hingga Loa Janan.

Untuk wilayah Tenggarong, pengerjaan mencakup jalur Loa Tebu menuju Senoni yang melintasi Desa Tanjung Harapan dan Desa Sanggulan. Penerangan juga dipasang di koridor Loa Tebu menuju penyeberangan Sirbaya, kawasan Jalan Kejawi, serta Jalan Pateh Kota.

Junaidi menyebut sebagian ruas di kawasan tersebut telah menyala dan hanya menyisakan sebagian pekerjaan.

“Mungkin hanya sekitar 3 kilo lagi tuntas itu sepanjangan jalan. Saya dua malam yang lalu melakukan pengecekan ke lapangan itu sudah nyala,” ujarnya.

Pengerjaan LPJU turut menyasar Kecamatan Tenggarong Seberang dan Loa Kulu, termasuk jalur poros Loa Kulu menuju Jonggon di kawasan Mako Brimob Polda Kalimantan Timur.

Menurut Junaidi, keberadaan penerangan jalan tidak hanya menunjang keamanan dan kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi warga. Salah satu manfaatnya dirasakan masyarakat yang berangkat ke pasar sejak dini hari untuk menjual hasil pertanian.

“Khususnya sepanjang jalan kawasan Loa Tebu menuju penyeberangan Sirbaya yang dulunya jalanan itu gelap, sekarang sepanjang jalan sudah terang, karena mayoritas masyarakat berangkat ke pasar membawa hasil pertanian pada dini hari,” katanya.

Dishub Kukar memastikan pekerjaan fisik yang masuk dalam paket kontrak berjalan sesuai jadwal. Sejumlah paket telah diselesaikan pada rentang 6–15 Oktober, sedangkan paket terakhir ditargetkan rampung pada 27 November 2026. (Adv)

Bagikan