Pemkab PPU Realisasikan KPC untuk 5.885 Pelajar, Anggaran Rp3,5 Miliar

PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyiapkan dana stimulan pendidikan senilai sekitar Rp3,5 miliar untuk 5.885 pelajar melalui program Kartu Penajam Cerdas (KPC). Bantuan sebesar Rp600 ribu per siswa itu mulai direalisasikan pada Oktober 2026.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU, Muhtar, mengatakan bantuan tersebut merupakan tanggung jawab pemerintah daerah yang disalurkan melalui program KPC.
“Nilainya Rp600 ribu untuk setiap pelajar. Melingkupi SD, SMP negeri maupun swasta,” kata Muhtar saat dihubungi, Jumat (2/10/2026).
Sebanyak 5.885 siswa ditetapkan sebagai penerima KPC tahun ini. Mereka terdiri atas 3.248 siswa sekolah dasar (SD) dan 2.637 siswa sekolah menengah pertama (SMP), baik negeri maupun swasta.
Bantuan Rp600 ribu untuk setiap siswa tersebut, total anggaran yang disiapkan pemerintah daerah mencapai sekitar Rp3,5 miliar.
Proses penyaluran memasuki tahap akhir. Surat Keputusan (SK) Bupati PPU Mudyat Noor tentang penetapan penerima bantuan juga telah diterbitkan pekan lalu.
Muhtar mengungkapkan penyaluran KPC sebelumnya ditargetkan berlangsung pada Agustus. Namun, jadwal tersebut bergeser karena data dari sejumlah satuan pendidikan belum lengkap.
Pihaknya kemudian melakukan verifikasi terhadap data penerima untuk memastikan penyaluran berjalan tertib dan tidak menimbulkan persoalan administrasi.
“Jumlah siswa, terutama dari satuan pendidikan, belum lengkap semua. Jadi, kami menghindari ada masalah di kemudian hari,” ujarnya.
Muhtar menegaskan perubahan jadwal penyaluran bukan disebabkan persoalan anggaran. Dana bantuan telah tersedia dan siap disalurkan setelah seluruh proses pendataan diselesaikan.
Program KPC tahun ini juga diperluas untuk mengakomodasi siswa madrasah. Bantuan bagi peserta didik Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) dikelola Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Kabupaten PPU.
Muhtar berharap penyaluran KPC segera berjalan dalam waktu dekat. Bantuan tersebut diharapkan dapat segera diterima siswa untuk menunjang kebutuhan mereka selama mengikuti pendidikan. (ADV)




