Neni Siapkan Hadiah untuk 41 Paskibraka Bontang, Liburan Sambil Belajar di Kampung Inggris

EXPRESI.co, BONTANG - Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menjanjikan hadiah bagi 41 Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Bontang yang telah menjalankan tugas pengibaran Bendera Merah Putih pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Stadion Bessai Berinta, Senin 17 Agustus 2026.
Hadiah tersebut berupa kesempatan berlibur sekaligus belajar bahasa Inggris di Kampung Inggris, seperti yang diberikan pada tahun-tahun sebelumnya.
Neni mengatakan, apresiasi tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras dan perjuangan para Paskibraka selama menjalani proses latihan hingga pelaksanaan upacara.
"Setiap tetesan keringatnya tentu kami Pemerintah Kota Bontang menghargai. Perjuangan itu kan tidak mudah. Kalau kita melihat latihannya begitu berat dan wajarlah kalau kita memberikan apresiasi," kata Neni ditemui usai upacara.
Menurutnya, program belajar di Kampung Inggris juga tidak membutuhkan anggaran yang terlalu besar. Biaya untuk setiap peserta diperkirakan sekitar Rp3 juta hingga Rp4 juta selama dua pekan, di luar biaya perjalanan.
"Kalau Kampung Inggris juga kan murah, satu anak hanya Rp3-4 juta saja. Selama dua minggu Rp3-4 juta. Tinggal nanti tiketnya ditambahkan, jadi lebih efisien," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bontang Deddy Haryanto mengatakan, pemberian hadiah dalam bentuk paket belajar bahasa Inggris bertujuan agar masa libur para Paskibraka tetap diisi dengan kegiatan yang memberikan manfaat.
"Sesuai saran Bunda Wali Kota, kalau mereka hanya sekadar jalan tanpa mendapatkan manfaat itu sayang. Jadi alangkah baiknya apresiasi yang diberikan dapat menambah ilmu," kata Deddy ditemui usai Upacara Pengukuhan Paskibraka Kota Bontan, Sabtu 15 Agustus 2026.
Deddy juga menyebut anggaran operasional Paskibraka Kota Bontang tahun 2026 berada di kisaran Rp800 juta. Anggaran tersebut digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pakaian, honorarium pelatih hingga kebutuhan pasukan pendukung.
"Kayaknya kurang lebih segitu, saya enggak hafal pastinya, karena kita harus siapkan baju, honorarium pelatih, pasukan 45 dari Polri dan sebagainya," jelasnya.
Meski demikian, Deddy memastikan anggaran operasional Paskibraka tahun ini tidak mencapai Rp1 miliar.
"Namun yang pasti tidak sampai Rp1 miliar. Bahkan kita yang sedikit anggaran se-Kaltim," tandasnya. (Adv)




