Menganggu Potret Kota, Wali Kota Bontang Imbau Warga Tak Lagi Gelar Perayaan di Badan Jalan

EXPRESI.co, BONTANG – Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengimbau masyarakat tidak lagi menggunakan badan jalan untuk menggelar kegiatan atau perayaan.
Katanya, kebiasaan ini mengganggu kenyamanan pengguna jalan sekaligus menjadi salah satu pekerjaan rumah dalam penataan wajah Kota Bontang.
Neni juga menyebut, persoalan fungsi jalan ini perlu menjadi perhatian pemerintah di tingkat kelurahan dan kecamatan.
“Ini salah satu potret Bontang yang harusnya tidak boleh ada. Namanya kota, tentunya ini salah satu PR dari kelurahan, kecamatan,” kata Neni, Senin 17 Agustus di Stadion Bessai Berinta Bontang.
Ia meminta jajaran kelurahan dan kecamatan terus menyampaikan imbauan kepada masyarakat melalui unsur ketenteraman dan ketertiban (Trantib) agar kegiatan masyarakat tidak mengganggu fungsi badan jalan.
Meski begitu, Neni turut menyadari kondisi ekonomi masyarakat saat ini menjadi salah satu pertimbangan ketika memilih lokasi kegiatan.
Namun, katanya, Pemerintah Kota Bontang sudah menyiapkan sejumlah alternatif tempat yang dapat digunakan masyarakat l, dengan biaya relatif terjangkau.
“Kita juga memahami mungkin di tengah kondisi ekonomi yang sulit, semua barang naik. Kita memahami itu, sepanjang tidak mengganggu jalan,” katanya.
Seperti, kata Neni, pemanfaatan Balai Pertemuan Umum (BPU) yang telah disiapkan pemerintah dengan biaya sewa yang relatif murah.
Ia bahkan menyarankan penggunaan lantai tiga Pasar Rawa Indah yang saat ini kosong juga dapat menjadi alternatif lokasi kegiatan.
“Kalau perlu itu pakai Pasar Rawa Indah, lantai tiganya kosong. BPU kita bahkan minim sekali harganya,” jelasnya.
Neni menilai perubahan kebiasaan masyarakat membutuhkan proses. Karena itu, pemerintah akan terus melakukan sosialisasi agar penggunaan badan jalan untuk kegiatan perayaan dapat dikurangi.
“Kita sudah mengimbau kepada masyarakat untuk merubah perilaku, change of behavior. Tidak mudah, merubah perilaku tidak mudah, sangat susah,” ujarnya.
Ia berharap ke depan masyarakat semakin terbiasa menggunakan fasilitas yang telah disediakan pemerintah sehingga kegiatan perayaan tidak lagi digelar di badan jalan.
“Tapi kita harapkan ke depan sudah tidak lagi,” pungkasnya. (Adv)




