Kutim Siap Terapkan WFH ASN Mulai April

Penulis: Redaksi Expresi Kamis, 2 April 2026
Kutim Siap Terapkan WFH ASN Mulai April

EXPRESI.co, KUTIM - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) bersiap menerapkan skema kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) mulai April 2026. ‎ ‎Namun, kebijakan ini tidak berlaku menyeluruh, terutama bagi sektor layanan publik yang tetap diwajibkan siaga di kantor. ‎ ‎Penerapan WFH ini merupakan tindak lanjut dari surat edaran Menteri Dalam Negeri terkait transformasi budaya kerja ASN di daerah, sekaligus upaya efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) secara nasional. ‎ ‎Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, memastikan pemerintah daerah telah menerima arahan tersebut dan segera menyiapkan regulasi teknis di tingkat daerah. ‎ ‎“Informasinya sudah ada, nanti ditindaklanjuti. Saya minta Sekda menyiapkan suratnya dulu,” ujar Ardiansyah, Kamis 2 April 2026. ‎ ‎Dalam skema yang disiapkan, sistem kerja ASN akan mengombinasikan work from office (WFO) dan WFH. Meski demikian, tidak semua jenis pekerjaan bisa mengikuti pola kerja fleksibel tersebut. ‎ ‎Ardiansyah menegaskan, sektor yang bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat tetap harus hadir secara fisik di kantor. ‎ ‎“Yang teknis itu tidak bisa, seperti rumah sakit, puskesmas, kemudian perizinan. Itu diusahakan tetap maksimal standby. Tapi yang administrasi bisa menyesuaikan,” jelasnya. ‎ ‎Selain itu, kepala daerah juga tidak termasuk dalam skema WFH dan tetap diwajibkan menjalankan tugas dari kantor. ‎ ‎Di sisi lain, Pemkab Kutim juga mewaspadai potensi penyalahgunaan kebijakan WFH. Evaluasi dan kemungkinan sanksi bagi ASN yang tidak menjalankan tugas dengan baik saat bekerja dari rumah akan disiapkan. ‎ ‎“Nanti kita lihat aturannya,” singkatnya. ‎ ‎Adapun kebijakan WFH ini direncanakan mulai berlaku pada 1 April 2026, dengan skema satu hari kerja dari rumah dalam sepekan selama dua bulan ke depan. ‎ ‎Pemerintah berharap kebijakan ini tidak hanya menekan konsumsi BBM, tetapi juga mendorong perubahan pola kerja ASN menjadi lebih adaptif dan efisien.(Yuristio)

Bagikan