Kartu Penajam Cerdas Sasar Madrasah, Kesra PPU Cover 658 Siswa Baru

Penulis: Admin Rabu, 14 Oktober 2026
Kartu Penajam Cerdas Sasar Madrasah, Kesra PPU Cover 658 Siswa Baru

Penajam - Program prioritas pendidikan Kartu Penajam Cerdas (KPC) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) diperluas pada tahun 2026. Jika tahun sebelumnya hanya menyasar sekolah negeri di bawah Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) PPU, kini siswa madrasah di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) juga menerima bantuan.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten PPU, Hendro Susilo, mengatakan tahun 2026 menjadi tahun pertama siswa madrasah menerima KPC.

"Tahun lalu sasarannya masih sekolah negeri. Baru tahun ini siswa madrasah kita cover. Ini pertama kalinya," ujar Hendro, Rabu (14/10/2026).

Pada tahun 2026, Kesra mengalokasikan anggaran senilai Rp394 juta untuk 658 siswa madrasah. Rinciannya, 128 siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan 532 siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs).

Program KPC memberikan bantuan pendidikan dalam bentuk uang tunai sebesar Rp600 ribu untuk setiap siswa baru kelas 1. Bantuan tersebut tidak ada perbedaan nilai antara sekolah negeri dan madrasah.

"Nilainya sama Rp600 ribu per siswa. Peruntukannya jelas untuk menutup biaya masuk sekolah, seperti membeli sepatu, tas, dan seragam," jelasnya.

Hendro menegaskan, seluruh siswa baru MI dan MTs di PPU tahun ini sudah tercover tanpa ada yang terlewat. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban orangtua dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten PPU telah menandatangani kesepakatan kerja sama dengan pihak terkait. Penyaluran bantuan tinggal menunggu proses dari Bank Kaltimtara.

Para siswa nantinya akan menerima bantuan melalui kartu debit yang bisa langsung dicairkan. Pencairan dilakukan dengan syarat siswa didampingi orangtua saat pengambilan.

"Data yang diminta adalah data anak dan data orangtua. Kami sudah berkoordinasi dengan Kemenag agar saat penyerahan orangtua bisa hadir, supaya prosesnya lancar," katanya.

Terkait keberlanjutan program KPC untuk siswa madrasah, Hendro mengatakan pihaknya akan terus mendukung selama menjadi program prioritas kepala daerah.

"Selama kepala daerah masih memprogramkan, kami akan dukung. Program ini sangat baik karena membantu orangtua memenuhi kebutuhan anak saat masuk sekolah. Untuk MI dan MTs tahun lalu belum, baru tahun ini makanya kita kejar supaya anak-anak menerima haknya," pungkasnya. (ADV)

Bagikan