HUT ke-81 TNI, Aulia Rahman Basri Soroti Peran Strategis TNI dalam Pembangunan Kukar

EXPRESI.co, TENGGARONG — Peran Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kutai Kartanegara (Kukar) dinilai semakin luas, tidak hanya dalam menjaga keamanan wilayah, tetapi juga mendukung pembangunan dan penanganan berbagai persoalan masyarakat. Hal tersebut menjadi perhatian Bupati Kukar Aulia Rahman Basri saat menghadiri peringatan HUT ke-81 TNI di Gedung Serbaguna Kodim 0906/Kutai Kartanegara, Senin (5/10).
Aulia mengatakan keberadaan TNI memiliki posisi strategis bagi Pemkab Kukar karena sinergi dengan pemerintah daerah telah berjalan dalam sejumlah sektor.
“Posisi TNI bagi Kabupaten Kutai Kartanegara sangatlah strategis. Kita merasa tenang dan nyaman ketika ada Bapak-Ibu TNI di tengah-tengah kita,” tutur Aulia.
Menurutnya, hubungan Pemkab Kukar dengan Kodim 0906/Kutai Kartanegara beserta jajaran selama ini tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan. TNI juga terlibat dalam sejumlah program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Salah satunya melalui sektor pertanian. Pemkab Kukar bersama TNI melaksanakan berbagai kegiatan pembangunan untuk mendukung produktivitas pertanian, termasuk pembangunan infrastruktur pengairan dan irigasi.
“Kita bekerja sama dengan baik di beberapa sektor, salah satunya sektor pertanian,” kata Aulia.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur pertanian menjadi semakin penting karena kondisi iklim turut memengaruhi ketersediaan air bagi lahan pertanian. Pemerintah bersama TNI berupaya mencari sumber air dan memperbaiki sistem pengairan di kawasan persawahan.
Upaya tersebut tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan produksi pertanian, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan daerah.
Selain pertanian, TNI juga turut dilibatkan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kukar. Keterlibatan tersebut mencakup proses pemadaman hingga pengendalian kebakaran bersama unsur terkait.
Aulia menilai keterlibatan TNI dalam berbagai sektor tersebut menunjukkan bahwa ketahanan daerah membutuhkan kerja sama lintas sektor.
Menurutnya, peran Kodim tidak sebatas menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menghadapi persoalan yang berdampak langsung terhadap masyarakat.
Aulia berharap momentum HUT ke-81 TNI semakin memperkuat hubungan antara pemerintah daerah, TNI dan masyarakat.
“Kita berharap di hari ulang tahun yang ke-81 ini, TNI semakin kuat, rakyat semakin tenang, negara semakin berdaulat, dan Indonesia semakin baik,” ujarnya.
Sementara itu, Dandim 0906/Kutai Kartanegara Letkol Arm Benny Budiman mengatakan peringatan HUT ke-81 TNI tahun ini digelar secara sederhana. Meski demikian, pelaksanaan tersebut tetap memiliki makna penting bagi jajaran TNI.
“Alhamdulillah, tahun ini penyelenggaraan perayaan hari ulang tahun dilaksanakan secara sederhana. Harapannya, dengan sederhana namun tidak meninggalkan makna,” kata Benny.
Benny menjelaskan HUT ke-81 TNI mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.” Menurutnya, tema tersebut menggambarkan pentingnya hubungan antara TNI dan masyarakat dalam menjaga kedaulatan negara.
Ia mengatakan salah satu tugas utama TNI adalah menjaga kedaulatan negara. Untuk menjalankan tugas tersebut, kekuatan TNI perlu berjalan bersama dukungan dan kebersamaan rakyat.
“Tentunya dalam rangka menjaga kedaulatan negara ini, TNI harus bersama-sama dengan rakyat,” ujarnya.
Menurut Benny, kemanunggalan TNI dengan rakyat menjadi salah satu kekuatan penting dalam menjalankan tugas. Karena itu, hubungan tersebut perlu terus dirawat melalui kerja sama dan kedekatan dengan masyarakat.
Ia berharap semangat kebersamaan tersebut terus menjadi pijakan TNI dalam menjalankan tugas, sehingga upaya menjaga kedaulatan dapat berjalan seiring dengan cita-cita mewujudkan Indonesia yang adil dan makmur.
“Harapannya, setelah kita nanti mencapai Indonesia berdaulat, Indonesia menuju negara yang adil dan makmur,” pungkasnya. (Adv)




