Festival Pesta Laut Samboja, Upaya Menjaga Tradisi Sekaligus Membuka Peluang Usaha

EXPRESI.co, SAMBOJA — Festival Pesta Laut di Kecamatan Samboja, Kutai Kartanegara (Kukar), didorong tidak hanya menjadi agenda budaya tahunan, tetapi juga sarana memperkenalkan potensi lokal dan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat pesisir.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar, Awang Agus Dharmawan, mengatakan keberlanjutan festival membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, kelompok nelayan, pelaku seni dan budaya, dunia usaha, hingga masyarakat setempat.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri pembukaan Festival Pesta Laut di Samboja, Sabtu (17/10). Ia mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Menurut Awang Agus, kebersamaan masyarakat menjadi modal penting untuk mempertahankan tradisi pesisir agar tetap hidup dan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.
“Semangat kebersamaan inilah yang sejak dahulu menjadi kekuatan dalam menjaga kehidupan masyarakat pesisir,” katanya.
Selain sebagai sarana pelestarian budaya, festival juga dinilai berpotensi menjadi wadah promosi hasil laut Samboja Kuala, kuliner khas pesisir, produk olahan perikanan, serta berbagai produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Melalui perpaduan kegiatan budaya dan promosi produk lokal, festival diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi warga, termasuk pelaku usaha yang terlibat selama kegiatan berlangsung.
Awang Agus menyebut pengembangan tersebut sejalan dengan visi Kukar Idaman Terbaik, khususnya dalam pemajuan kebudayaan, penguatan ekonomi masyarakat, dan pelestarian lingkungan.
Ia menegaskan, keberhasilan festival tidak semata-mata diukur dari jumlah pengunjung atau kemeriahan acara. Keberlanjutan tradisi dan manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat juga perlu menjadi perhatian.
“Keberhasilan kegiatan bukan semata-mata jumlah pengunjung atau meriahnya panggung, melainkan juga peningkatan pendapatan masyarakat, terjaganya tradisi, dan tumbuhnya manfaat ekonomi bagi pelaku usaha,” tutupnya. (Adv)




