DKP Kukar Pastikan Bantuan untuk Nelayan dan Pembudidaya Tetap Berjalan

EXPRESI.co, TENGGARONG — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tetap mempertahankan sejumlah program bantuan bagi nelayan dan pembudidaya ikan di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Penyesuaian anggaran dilakukan dengan mengarahkan belanja pada program yang dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kukar, Muslik, mengatakan penyesuaian anggaran membuat pemerintah daerah perlu memilah kembali sejumlah program dan kegiatan yang telah direncanakan. Menurutnya, sektor perikanan tetap menjadi salah satu perhatian karena berkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi dan penghidupan masyarakat, khususnya nelayan serta pembudidaya ikan.
“Yang menjadi perhatian kami adalah bagaimana anggaran yang tersedia tetap bisa memberikan manfaat kepada masyarakat. Terutama nelayan dan pembudidaya,” kata Muslik, Selasa (29/9/2026).
Ia menjelaskan, evaluasi dilakukan terhadap kegiatan di lingkungan pemerintah daerah dengan mempertimbangkan manfaat yang dihasilkan. Program yang dampaknya tidak dirasakan secara langsung oleh masyarakat menjadi bagian yang disesuaikan dalam kondisi anggaran saat ini.
Sementara itu, sejumlah bantuan di sektor perikanan tetap dilaksanakan. Dukungan tersebut mencakup kebutuhan produksi maupun operasional nelayan dan pembudidaya ikan. Bantuan yang disalurkan antara lain berupa benih ikan, pakan, perahu, mesin ketinting, serta berbagai sarana pendukung kegiatan penangkapan ikan.
“Penyaluran bantuan perikanan masih kami lanjutkan. Untuk tahun ini, prosesnya masih berjalan dan ditargetkan berlanjut sampai penghujung tahun,” ujarnya.
Muslik mengatakan keberlanjutan program tersebut diperlukan agar bantuan yang telah masuk dalam perencanaan dapat direalisasikan kepada penerima sesuai kebutuhan. Ia berharap kondisi anggaran daerah ke depan tetap memungkinkan program yang telah disusun berjalan hingga selesai, terutama program yang berkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Kami berharap dukungan anggaran tetap tersedia agar bantuan yang sudah masuk dalam program bisa diselesaikan sesuai rencana,” tutur Muslik.
Pemkab Kukar melalui DKP selanjutnya akan menyesuaikan pelaksanaan program dengan kemampuan anggaran yang tersedia, sembari mempertahankan dukungan terhadap nelayan dan pembudidaya ikan sebagai bagian dari penguatan sektor perikanan daerah.
(Adv)




