Dispar Kukar Siapkan Ekraf Goes to School, Regenerasi Talenta Diperkuat

Penulis: Admin Kamis, 8 Oktober 2026
Dispar Kukar Siapkan Ekraf Goes to School, Regenerasi Talenta Diperkuat

EXPRESI.co, TENGGARONG — Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Kartanegara (Kukar) menyiapkan program Ekraf Goes to School yang direncanakan mulai berjalan pada 2027. Program ini menyasar pelajar hingga mahasiswa untuk mengenalkan potensi sekaligus membuka ruang pengembangan talenta baru di berbagai subsektor ekonomi kreatif.

Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dispar Kukar, Zikri Umulda, mengatakan pembinaan akan mencakup sejumlah bidang, antara lain film, fotografi, musik, hingga komedi. Melalui program tersebut, generasi muda diharapkan dapat mengenali minat dan mengembangkan kemampuan sesuai potensi masing-masing.

Selain membuka jalur regenerasi, Dispar Kukar juga menyiapkan pendampingan bagi komunitas ekonomi kreatif yang telah aktif. Salah satunya Stand Up Comedy Tenggarong, yang dinilai mampu menjaga kegiatan secara mandiri meski belum memperoleh dukungan anggaran dari APBD.

“Mereka mau tumbuh dan berkembang secara mandiri, dan itu tentu mendapat apresiasi dari kami. Ke depan, kami akan menyiapkan beberapa skema pendampingan,” ujar Zikri.

Untuk komunitas stand-up comedy, salah satu skema yang disiapkan adalah pendampingan dengan menghadirkan mentor dari komunitas Stand Up Samarinda. Pendampingan tersebut diarahkan untuk membantu komika mengembangkan materi sekaligus meningkatkan kesiapan saat tampil di hadapan publik.

Menurut Zikri, pembinaan tidak cukup hanya dengan menyediakan panggung. Kualitas materi juga perlu diperkuat agar komika mampu mengembangkan penampilan dan menjangkau penonton lebih luas.

Sementara itu, Ketua Stand Up Comedy Tenggarong, Muhammad Zakaria Al Fazri, mengatakan komunitasnya terus menggelar latihan dan panggung terbuka secara rutin. Kegiatan open mic berlangsung setiap Rabu malam mulai pukul 19.30 WITA dan terbuka bagi masyarakat yang ingin belajar berbicara di depan umum maupun mengembangkan kemampuan komedi.

“Dalam tiga bulan terakhir ada sekitar 14 orang yang terdaftar, dan progresnya sangat baik. Komika baru yang bergabung bahkan sudah mampu membawakan materi durasi lima menit yang menghibur,” kata Zakaria.

Ia menilai konsistensi latihan berperan penting dalam meningkatkan kemampuan serta keberanian anggota, khususnya komika baru, untuk tampil di depan publik.

Zakaria berharap pendampingan pemerintah daerah dapat mendorong perkembangan stand-up comedy di Kukar. Ia juga ingin komunitas serupa tumbuh di kecamatan lain, sehingga ruang berkarya tidak hanya terpusat di Tenggarong.

Melalui program pengenalan ekraf bagi pelajar dan mahasiswa serta pendampingan komunitas, Dispar Kukar berupaya memperkuat ekosistem ekonomi kreatif sekaligus menyiapkan regenerasi pelaku di berbagai subsektor. (Adv)

Bagikan