Dinsos Kukar Siapkan Dapur Umum untuk Bantu Korban Kebakaran Danau Aji

Penulis: Admin Rabu, 7 Oktober 2026
Dinsos Kukar Siapkan Dapur Umum untuk Bantu Korban Kebakaran Danau Aji

EXPRESI.co, TENGGARONG — Dinas Sosial (Dinsos) Kutai Kartanegara (Kukar) meminta data rinci kebutuhan setiap keluarga korban kebakaran di Jalan Danau Aji, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, sebelum bantuan sosial disalurkan.

Kebakaran yang terjadi pada Senin (5/10) sore tersebut menghanguskan sejumlah rumah dan membuat sebagian warga harus mengungsi. Dinsos Kukar kini menyiapkan bantuan dengan menyesuaikan kondisi masing-masing keluarga terdampak.

Kepala Dinsos Kukar, Rinda Desianti, mengatakan langkah awal yang dilakukan yakni membuka dapur umum pada malam setelah kejadian. Pelaksanaannya dikoordinasikan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar.

“Untuk sementara ini dapur umum sudah kita buka,” kata Rinda, Rabu (7/10).

Selain kebutuhan makanan, Dinsos Kukar juga menyiapkan sejumlah bantuan sosial. Namun, penyalurannya masih menunggu data lebih terperinci dari pemerintah kecamatan dan kelurahan.

Rinda menekankan data yang disampaikan tidak hanya mencantumkan jumlah korban, tetapi juga kebutuhan masing-masing keluarga. Menurutnya, informasi tersebut diperlukan agar bantuan yang diberikan benar-benar sesuai kondisi warga terdampak.

“Data yang ada ini selalu data sementara. Kami ingin data yang detail,” ujarnya.

Bantuan yang disiapkan meliputi sembako, perlengkapan bayi seperti popok dan peralatan mandi, pakaian untuk warga lanjut usia, hingga seragam sekolah bagi anak-anak korban kebakaran.

Jenis dan jumlah bantuan nantinya akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing keluarga. Dinsos Kukar juga akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur untuk menambah dukungan bagi para korban.

Rinda meminta pemerintah kecamatan dan kelurahan segera menyampaikan data lengkap sekaligus surat permohonan bantuan. Kelengkapan tersebut dinilai penting agar proses distribusi dapat dilakukan lebih cepat.

“Bantuan itu sudah harus distribusi, supaya masyarakat cepat merasakan bantuan,” jelas Rinda.

Sementara itu, keberlanjutan dapur umum masih dalam evaluasi. Dinsos Kukar mempertimbangkan kondisi warga di lokasi pengungsian, mengingat sebagian korban telah memilih tinggal sementara di rumah keluarga sehingga tidak lagi mengambil makanan dari dapur umum.

“Dapur umum sampai dievaluasi, apakah harus sampai tujuh hari atau cukup sampai besok,” tutup Rinda. (Adv)

Bagikan