BPBD PPU Perpanjang Operasi Karhutla di Gambut Petung, 75 Personel Disiagakan

Penulis: Admin Senin, 5 Oktober 2026
BPBD PPU Perpanjang Operasi Karhutla di Gambut Petung, 75 Personel Disiagakan

PENAJAM, - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser Utara memperpanjang operasi pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan gambut RT 16, Kelurahan Petung, Kecamatan Penajam.

Memasuki hari ketujuh, tim gabungan masih menemukan sejumlah titik asap di dalam lahan gambut.

Kondisi tersebut membuat operasi belum dapat dihentikan karena titik asap berpotensi kembali menjadi api.

Kepala Pelaksana BPBD PPU Nurlaila mengatakan pemantauan menggunakan drone masih menemukan kepulan asap di sejumlah bagian kawasan yang terbakar.

“Hasil pemantauan udara menunjukkan sejumlah titik asap gambut masih berpotensi kembali menjadi titik api,” kata Nurlaila saat dihubungi, Minggu (4/10/2026).

Menurut Nurlaila, kondisi lahan gambut menjadi tantangan utama bagi petugas. Titik asap berada di lokasi yang sulit dijangkau sehingga petugas harus menarik selang dari sumber air terdekat hingga 25-30 sambungan.

Jarak tersebut membuat proses pendinginan membutuhkan waktu lebih lama. Petugas juga harus mengisi flexible tank yang membutuhkan sekitar lima hingga enam sambungan selang sebelum air dapat digunakan untuk penyemprotan.

Persoalan lain muncul dari kondisi sumber air. Saluran sekunder di sekitar lokasi telah mengering sehingga tim hanya dapat mengandalkan air dari saluran primer.

Menurutnya untuk menjaga operasi tetap berjalan, tim gabungan mengoperasikan tujuh mata semprot.

Empat unit di antaranya berasal dari BPBD PPU, satu unit dari Dinas Pertanian dan dua unit dari Manggala Agni.

Sebanyak 75 personel dikerahkan dalam operasi tersebut. BPBD menjadi unsur dengan jumlah personel terbanyak, yakni 30 orang.

Selain BPBD, personel yang terlibat terdiri dari 15 petugas Dinas Pertanian, lima personel Manggala Agni, 12 anggota Satuan Polisi Pamong Praja dan 13 personel Direktorat Samapta Polres PPU.

“Pemadaman dan pendinginan seluruhnya menggunakan mesin portable dan slip on dengan memanfaatkan sumber air yang masih tersedia di lokasi,” ujar Nurlaila.

BPBD juga mendapat dukungan dari PT KMS yang menyiagakan mesin portable berkapasitas besar di kawasan perbatasan lokasi kebakaran.

Hingga kini, luas kawasan gambut yang terbakar di RT 16 mencapai 36,88 hektare.

Tim BPBD bersama unsur terkait masih memprioritaskan pendinginan untuk memastikan bara di dalam gambut tidak kembali memicu kebakaran.

Penanganan karhutla di Petung menjadi bagian dari upaya BPBD PPU mengendalikan kebakaran lahan yang terjadi sepanjang tahun ini.

Berdasarkan catatan BPBD PPU, hingga 2 Oktober 2026 telah terjadi 221 kejadian karhutla di wilayah tersebut. Luas lahan yang terbakar dari seluruh kejadian mencapai 503,47 hektare. (ADV)

Bagikan