Ajang Talenta Internasional Digelar di PPU, Peserta Berebut Golden Ticket ke Jakarta

Penulis: Admin Minggu, 27 September 2026
Ajang Talenta Internasional Digelar di PPU, Peserta Berebut Golden Ticket ke Jakarta

PENAJAM – Taman Alun-Alun Penyembolum, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, menjadi panggung bagi talenta muda dari sejumlah daerah dalam ajang Asia Rising Star Ethnic Got Talent 2026, Sabtu (26/9/2026).

Ajang tersebut mempertemukan peserta dari sejumlah daerah untuk berkompetisi dan menunjukkan kemampuan mereka di hadapan juri. Kompetisi digelar dalam tiga kategori, yakni dancing, fashion show, dan singing competition.

Peserta yang tampil tidak hanya berasal dari PPU. Talenta muda dari Kabupaten Paser dan Berau turut mengikuti kompetisi untuk memperebutkan golden ticket menuju babak berikutnya di Jakarta pada Januari 2027.

Penampilan di PPU menjadi salah satu tahapan bagi peserta untuk mendapatkan kesempatan melanjutkan kompetisi ke tingkat berikutnya.

Ketua Himpunan Taman Alun-Alun (HUTA) PPU, Muhammad Pramanta Dwi Nopriandy, mengatakan kegiatan tersebut menjadi ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mendapatkan pengalaman berkompetisi di luar daerah.

“Ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk menunjukkan bakatnya. Kami ingin mereka tidak hanya tampil di daerah, tetapi juga punya kesempatan melangkah ke tingkat yang lebih luas,” kata pria yang karib disapa Pramanta itu.

Menurut Pramanta, pemilihan Taman Alun-Alun Penyembolum sebagai lokasi kegiatan juga memiliki tujuan lain. Ruang publik tersebut diharapkan tidak hanya menjadi tempat masyarakat beraktivitas, tetapi dapat dimanfaatkan untuk kegiatan seni, kreativitas, dan kegiatan positif bagi masyarakat.

“Kami ingin taman ini tidak hanya menjadi tempat masyarakat bersantai, tetapi juga bisa digunakan untuk kegiatan seni, kreativitas dan kegiatan positif lainnya,” ujarnya.

Pelaksanaan kompetisi turut menarik perhatian masyarakat. Sejumlah warga memadati kawasan taman untuk menyaksikan penampilan peserta dalam berbagai kategori dan kelompok usia.

Pembagian kelompok usia memungkinkan peserta dari berbagai jenjang untuk mengikuti kompetisi sesuai kategorinya. Mereka kemudian menampilkan kemampuan masing-masing untuk mendapatkan penilaian dalam kompetisi tersebut.

Kegiatan ini juga memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi di sekitar lokasi. Sejumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) membuka lapak makanan, minuman, dan jajanan untuk melayani pengunjung.

DPRD PPU Dukung Ruang bagi Talenta Daerah

Wakil Ketua DPRD PPU Andi Muhammad Yusuf menilai kegiatan tersebut memberikan ruang bagi talenta daerah untuk tampil dan mendapatkan pengalaman berkompetisi bersama peserta dari daerah lain.

Menurut dia, kehadiran peserta dari PPU, Paser, dan Berau menunjukkan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi panggung bagi talenta dari satu daerah.

Pertemuan peserta dari sejumlah wilayah juga membuka ruang bagi generasi muda untuk saling mengenal dan mengembangkan kemampuan.

“Ini tentu menjadi ruang yang baik bagi anak-anak kita untuk menunjukkan bakat dan kemampuan mereka. Apalagi ada peserta dari beberapa daerah, sehingga mereka bisa bertemu dan berkompetisi bersama,” ujar Andi Muhammad Yusuf.

Ia berharap kegiatan yang menghadirkan kompetisi seni dan kreativitas seperti itu dapat terus digelar dengan melibatkan lebih banyak talenta dari daerah lain.

Menurutnya, keberadaan ruang publik seperti Taman Alun-Alun Penyembolum dapat dimanfaatkan untuk kegiatan yang melibatkan masyarakat sekaligus memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkarya.

Peserta yang berhasil memperoleh golden ticket selanjutnya akan melanjutkan kompetisi ke Jakarta pada Januari 2027. (ADV)

Bagikan