85 Rumah di Batu Timbau Kutim Ludes Terbakar, 109 KK Kehilangan Tempat Tinggal

Penulis: Redaksi Expresi Jumat, 27 Maret 2026
85 Rumah di Batu Timbau Kutim Ludes Terbakar, 109 KK Kehilangan Tempat Tinggal

EXPRESI.co, KUTIM - Kebakaran besar melanda permukiman warga di Desa Batu Timbau, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kutai Timur, Kamis 26 Maret 2026. ‎ ‎Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 11.15 WITA itu menghanguskan puluhan rumah di RT 03, RT 09, dan RT 10. ‎ ‎Berdasarkan data dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kutai Timur, 85 unit rumah terbakar dalam kejadian tersebut. Meski kerusakan cukup besar, tidak ada korban jiwa dilaporkan. ‎ ‎Kepala Disdamkartan Kutim, Failu, menjelaskan bahwa api diduga pertama kali muncul dari salah satu rumah warga di RT 03. ‎ ‎“Berdasarkan keterangan beberapa saksi, kobaran api bersumber dari salah satu rumah lantai dua milik Saudara Heri,” ujarnya. ‎ ‎Api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan lain. Kondisi angin yang kencang serta padatnya permukiman, dengan jarak rumah yang berdekatan dan mayoritas berbahan kayu, mempercepat penyebaran api. ‎ ‎“Api cepat merambat karena angin cukup kencang dan kondisi permukiman padat, dengan bangunan yang rata-rata berbahan kayu,” jelasnya. ‎ ‎Proses pemadaman berlangsung selama beberapa jam. Petugas mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran dari Kecamatan Batu Ampar dan dibantu warga setempat yang menggunakan peralatan seadanya. ‎ ‎Selain itu, upaya pengendalian dilakukan dengan membuat sekat guna mencegah api meluas, termasuk menggunakan satu unit excavator Kobelco milik perusahaan setempat. ‎ ‎“Pemadaman melibatkan dua unit damkar dan masyarakat. Kami juga melakukan penyekatan dengan excavator untuk membatasi penyebaran api,” kata Failu. ‎ ‎Setelah berjibaku, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.30 WITA. ‎ ‎Akibat kebakaran ini, 109 kepala keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal. Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp25 miliar. ‎ ‎“Kerugian diperkirakan mencapai Rp25 miliar dari sekitar 85 rumah yang dihuni kurang lebih 109 KK,” pungkasnya.(Yuristio)

Bagikan